Koin untuk Polsekta Tamalate

Hukum Indeks Top Stories
                                                                                                                                                         Foto : KOMPAS.com/Hendra Cipto

MAKASSAR,MK-Peristiwa dua pengusaha Makassar yang menyumbangkan masing-masing tanah dan uangnya untuk membangun Polsekta Tamalate terus menuai protes.

Bahkan, belasan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengumpulkan sumbangan di depan kampusnya di Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (5/7/2012) sekitar pukul 17.00 Wita.

Belasan mahasiswa ini meminta sumbangan kepada pengguna jalan yang melintas di Jalan Urip Sumoharjo berbekal kardus bertuliskan “Koin Untuk Polda Sulsel”.

Mahasiswa menyindir aparat kepolisian yang tidak mampu membangun gedung untuk Polsekta Tamalate yang terletak di Jalan Danau Tanjung Bunga, Makassar.

Sambil mengumpulkan koin sumbangan, mahasiswa menggelar orasi di tengah jalan dan membakar dua ban bekas. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo dari arah timur ke barat menjadi terganggu.

“Mengapa aparat penegak hukum menerima sumbangan dari ‘mafia tanah’ di Makassar. Memangnya polisi tidak bisa membangun sendiri Polsekta Tamalate dengan anggaran pemerintah. Ini bisa mencederai profesionalisme kepolisian di Indonesia,” teriak salah seorang mahasiswa dengan mengunakan pengeras suara seperti dilansir Kompas.

Rencananya, koin yang terkumpul nantinya akan diserahkan ke Polda Sulsel untuk membantu pembangunan Polsekta Tamalate.

“Masyarakat juga bisa menyumbang untuk pembagunan Polsekta Tamalate. Kenapa meski orang yang berkasus diterima sumbangannya,” kata Irfan, seorang mahasiswa UMI, di sela-sela orasinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *