8th November 2011 -

Syahrul dan Ilham Berkurban Dua Ekor

Syahrul dan Ilham Berkurban Dua Ekor Dua hari terakhir ini, Sekretariat Majelis Zikir Al-Mubarak yang terletak di Jalan Tinumbu ramai dikunjungi masyarakat yang ingin mendapatkan daging hewan kurban. Seperti yang terlihat kemarin, Senin 7 November warga sangat antusias bahkan rela mengantre menunggu giliran panggilan untuk dibagikan daging hewan kurban.

Kadir, salah seorang warga merasa sangat bersyukur dengan adanya pembagian hewan qurban ini. Menurutnya momen kurban memang menjadi keberkahan sendiri bagi dirinya dan keluarganya karena bisa mendapatkan daging secara gratis.

“Alhamdulillah kerena bisa mendapatkan daging qurban. Meski harus antre tidak jadi masalah,” kata warga Pannampu itu.

“Setiap tahun kami memang mendapatkan daging qurban dari sini (Majelis Zikir Al-Mubarak, red). Kami bersyukur karena bisa mendapatkan daging sapi tanpa dibeli. Pulang ke rumah nanti, daging ini akan saya masak untuk anak-anak,” tutur Halimah menjutkan perkataan Kadir.

Menurut Pimpinan Majelis Zikir Al-Mubarak, Habib Mahmud Bin Umar Al-Hamid, tahun ini Majelis Zikir Al-Mubarak mengurbankan 32 ekor sapi. Sapi ini, kata Habib Mahmud berasal dari para pejabat seperti Presiden SBY, Gubernur Syahrul Yasin Limpo, dan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.

Presiden SBY, kata dia, mengurbankan 6 ekor sapi, Gubernur Sulsel dan Wali Kota Makassar masing-masing 2 ekor serta pejabat lainnya.

“Mereka yang berkurban di sini itu rata-rata berkurban juga di luar. Tetapi kalau di luar itu memakai nama instansinya. Kalau di sini mereka pakai nama pribadi dan keluarganya. Alasan mengapa memilih di sini, katanya supaya ibadah kurbannya mendapat keberkahan,” jelas Habib Mahmud saat ditemui kemarin.

Demi keteraturan pembagian daging kurban, panitia membagikan kupon yang dibagi dua sesi setiap harinya. Sesi pertama dari pukul 08.00 sampai pukul 12.00. Sementara sesi kedua dari pukul 14.00 hingga sore hari.

“Yang datang menerima daging kurban itu seluruh kecamatan di Makassar dan dari daerah lain seperti Maros, Gowa, Takalar dan sebagainya. Saya memang memiliki korlap jemaah yang tersebar di hampir semua daerah. Jadi wajar kalau banyak yang datang dan kami sangat bersyukur karena semua tertib,” katanya.

Baca Berita Lainnya:

  • 16/06/2010 -- Kejati Mulai Selidiki Kasus Pin DPRD
    Kasus dugaan mark up pin emas terkuak setelah temuan Inspektorat Sulsel melalui Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), sebagaimana yang tertuang dalam surat nomor 700.04/847/B.II/ITPROV tertanggal 4 Mei 201...
  • 15/06/2010 -- SulSel Targetkan Jadi Provinsi Adipura Pada 2013
    Penyerahan piala adipura dan piagam adipura diserahkan langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, Kamis (10/6) kemarin di Baruga Sanghiang Seri Rumah Jabatan Gubernur. Sebelas daerah yan...
  • 29/07/2011 -- Pelaku Jambret Kritis Dimassa
    Dua orang penjambret, Jumadi, 26, dan M Agus, 18, mengalami luka serius saat melakukan aksi di Jl CV Dewi, Kamis, 28 Juli, sore. Massa yang mengetahui aksinya tersebut langsung menghajarnnya tanpa dib...
  • 07/07/2011 -- Istri Surullah Alias Bagong Laporkan Pembunuhan
    Istri Surullah alias Bagong (alm), Mina yang merasa keberatan dengan tindakan anggota Polsek Makassar, Briptu Syukur yang diduga menembak hingga mengakibatkan buruh bangunan ini meninggal dunia, resmi...

Komentar