10th July 2011 -

Seorang Birokrat Yang Sibuk Mengajar

Seorang Birokrat Yang Sibuk Mengajar Setisp orang di dunia ini mendambakan kesuksesan di bidang yang diminatinya. Masing-masing orang berbeda persepsi mengenai kesuksesan ini. Ada yang menilai kesuksesan dari segi bisnis, kepintaran, karir, jabatan dan sebagainya. Dr H Azikin Solthan M Si bekerja keras sehingga membuatnya harus menapaki jabatan demi jabatan dari birokrat hingga menjadi pengajar untuk meraih kesuksesan.

Azikin Solthan M Si adalah salah satu birokrat tulen. Selain menjadi kepala Inspektorat Provinsi Sulsel bapak dari empat anak ini juga menjadi dosen di beberapa perguruan tinggi di Makassar. Bukan hanya perguruan tinggi negeri tapi juga di perguruan tinggi swasta.

Dengan menjadi pengajar, dia ingin memperbaiki citra bangsa dengan memberikan motivasi dan pembelajaran bagi generasi mudah bahwa yang akan memegang tongkat stafet bangsa dan negara ini adalah generasi muda. Oleh sebab itu, generasi muda harus dipersiapkan mental, ilmu, dan imannya karena dengan tiga unsur itu sudah siap kita tidak ragu menghadapi bangsa dan negara ke depan.

“Semoga dengan pengalaman dan ilmu yang saya miliki bisa bermanfaat bagi generasi muda yang akan menjadi tongkat stapet ke depan”, katanya kepada FAJAR saat berkunjung ke kantornya akhir pecan lalu.

Azikin yang kini juga menjabat sebagai pelaksana tugas Direktur Rumah Sakit Labuang Baji Makassar memaparkan bahwa, jenjang karier yang pernah di geluti di antaranya pernah menjabat sebagai asisten satu pada Kantor Gubernur Provinsi Sul-Sel, serta pernah menjabat sebagai Bupati Bantaeng selama 2 periode , dari tahun 1998 sampai pada Tahun 2008.

Tentu jika dilihat dari pengalaman yang pernah dilkoninya, Azikin memiliki pengalaman matang di birokrasi. Nah, dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat provinsi, terkait dengan bidang kerja yang dipercayakan kepadanya, Azikin menjelaskan bahwa pada prinsipnya, pekerjaan yang dilakoninya, membutuhkan kesabaran serta ketelitian, dan harus terbuka kepada Internal terhadap Laporan hasil pemeriksaan (LHP), adapun Objek pemeriksaan yang dilakukan berada pada Internal Pemerintah Provinsi Sulsel dan kadang bersama dengan tim pemeriksa dari Jakarta untuk melaksanakan Audit pada seluruh Satuan Kerja Perangkap Daerah (SKPD).

Ya, pria Bantaeng, 7 Agustus ini, memang punya komitmen tinggi untuk total dalam dunia pendidikan dan birakrasi. Ia berjanji akan bekerja maksimal, tentunya dengan perencanaan yang baik agar hasilnya pun lebih baik.

“Untuk pendidikan yang berkualitas, harus didukung sumber daya manusia yang baik, seperti guru, manajemen sekolah, dan kepala sekolah. Dengan begitu, standar pendidikan dapat dilakukan dengan baik,” kata Azikin.

Selain menjabat sebagai Kepala Inspektorat Sulsel, mantan Bupati Bantaeng ini memiliki kesibukan lain menjadi dosen di universitas-universitas terkemuka di Makassar, seperti pasca sarjana Unhas, pascasarjana UNM, STIE LAN dan beberapa univesitas swasta lainnya.

Sebagai birokrat, Azikin memang memiliki kapabilitas sebagai pengajar. Maklum ia merupakan pemegang gelar master. S1 di bidang Pendidikan diraihnya dari IKIP Ujungpandang yang kini berganti nama menjadi Universitas Negeri Makassar (UNM), S2 Pendidikan juga diraih di Unhas.

Dengan kesibukannya yang padat sebagai birokrat sekaligus dosen, ia tetap tidak melupakan kodratnya sebagai seorang bapak. Tak heran dia pun banyak menyempatkan waktu senggang untuk keluarga.

Baca Berita Lainnya:

  • 25/08/2010 -- Hotel Pilihan Saat Berkunjung Ke Makassar
    Krisis ekonomi global memang sempat menekan perekonomian dan bisnis di Makassar, termasuk dunia pariwisata. Tetapi bukan berarti industry pariwisata di Makassar redup. Banyak keunggulan yang membuat s...

Komentar