Satlantas Tidak Dilibatkan

Satlantas Tidak DilibatkanKebijakan pemkot Makassar yang mengubah jalur petepete di Jl Irian dan Jl Diponegoro menimbulkan persoalan baru. Selain kemacetan, kebijakan itu juga membuat Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Muhammad Hidayat kecewa. Ini karena pemkot sama sekali tidak melibatkan Satlantas dalam mengalihkan jalur itu.

Sebagai wujud kekecewaannya, Hidayat meninggalkan lebih dahulu forum diskusi tentang Makassar Mall di Warkop Phoenam Jampea Kamis, 12 April kemarin. Ia mengatakan Polrestabes dan Polsek tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena ruas jalan sudah ditutup dan dialihkan ke Jl Nusantara dan beberapa ruas lain.

“Saya sudah diomeli semua pihak termasuk DPRD walaupun tidak secara formal. Jadi kalimat kerja tim itu diralat, karena kami tidak pernah dilibatkan. Saya minta mari kita kerja menggunakan hatilah. Kalau Makassar bilang sipakatau, sipakainge dan sipakalebbi. Kalau kita sudah tanamkan di situ, maka paentengi sirinu,” kata Hidayat yang membuat sejumlah pembicara terdiam.

Dalam diskusi kemarin, hadir sejumlah pejabat pemkot Makassar. Di antaranya Kepala Dinas Perhubungan, Chaerul Andi Tau, Kepala Satpol PP, Alham Arifin, Dirut PD Parkir, Aryanto Dammar, Dirut PD Pasar, Hakim Syahrani serta Camat Wajo, Suwandi.

Terpisah, Kepala Satpol PP, Alham Arifin mengungkapkan bahwa dalam pertemuan di kantor Balaikota beberapa waktu lalu yang membahas soal relokasi pedagang itu dihadiri oleh petugas satuan lalu lintas.

“Tapi kita tidak usah saling menyalahkan. Kehadiran Satpol PP hanya ingin membantu menghadirkan suasana ketenteraman dan ketertiban di kawasan tempat relokasi pedagang, termasuk kami siap ikut membantu mengatur lalu lintas jika diperlukan,” kata Alham.

Berikan Komentar: