8th December 2011 -

Rekor MuRI Dipecahkan Kodam

Rekor MuRI Dipecahkan Kodam Donor darah yang dilakukan Kodam VII/Wirabuana resmi memecahkan rekor MuRI setelah berhasil mengumpulkan sedikitnya 14.213 kantong darah. Bakti sosial donor darah dilakukan sejak pagi dan berakhir pukul 16.00 wita Rabu, 7 Desember.

Asisten Teritorial Kodam VII/Wirabuana sekaligus ketua panitia, Kolonel M Shokir menegaskan bahwa rekor yang dipecahkan kodam ini tercatat pada nomor urut rekor MURI 5234. Donor darah ini dilakukan kodam se-Sulawesi dengan tujuh region.

Keberhasilan Kodam VII/Wirabuana Makassar memecahkan rekor MURI ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi TNI sekaligus kado istimewa pada perayaan HUT TNI ke-66, 15 Desember mendatang. Apalagi, kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan yang sangat berguna bagi masyarakat utamanya mereka yang membutuhkan darah.

Darah yang terkumpul berdasarkan region rinci Shokir masing-masing Makodam VII/Wirabuana sebanyak 2.333 kantong, 2.303 dari Korem 131/Santiago, 2.258 dari Korem 132/Tadulako, 2.311 dari Korem 141/Toddopuli, 1.896 dari Korem 142/Tataq, 2.205 dari Korem 143/Haluoleo, dan 907 dari Brigif Linud 3 Kostrad Kariango. Penghargaan rekor MURI yang dicapai Kodam VII/Wirabuana ini diserahkan langsung Wakil Direktur MURI, Paulus.

Shokir menegaskan jumlah warga yang mendaftar melakukan donor darah sebenarnya mencapai 19.160 orang, namun banyak prajurit TNI, keluarga besar TNI, PNS di lingkut TNI, dan anggota Persit yang terpaksa ditolak panitiau untuk mendonorkan darahnya karena berbagai faktor.

Yang pasti menurut Shokir, bakti sosial yang dilakukan TNI AD ini bisa meringankan beban kebutuhan darah masyarakat Sulawesi yang membutuhkan. Apalagi, selama ini kebutuhan darah masih sangat terbatas bahkan tidak jarang sulit diperoleh.

Dalam donor darah ini, Panglima Kodam VII/Wirabuana, Mayor Jenderal Muhammad Nizam, Kapolda Sulsel, Irjen Johny Wainal Usman, dan Wagub Sulsel Agus Arifin Nu’mang turut menyumbangkan darahnya. Ketiga pejabat dari instansi berbeda ini bahkan bersamaan melakukan pengambilan darah di panitia.

Pangdam VII/Wirabuana, Mayor Jenderal Muhammad Nizam menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan TNI AD ini merupakan salah satu bentuk tugas TNI, yang berkaitan dengan operasi militer selain perang. “Ini salah satu bentuk tugas bantuan kemanusian bagi TNI,” kata Nizam.

Bahkan, donor darah bagi TNI ini sebagai bentuk ibadah yang tidak ternilai. Para anggota TNI dan keluarga besar TNI secara ihlas mendonorkan darahnya untuk kepentingan lebih besar. Apalagi darah yang disumbangkan Kodam VII/Wirabuana ini akan bermanfaat bagi keselamatan warga yang membutuhkan.

Baca Berita Lainnya:

  • 08/10/2011 -- JK Buka Kompetisi Donor Darah Di Unifa
    Ketua Umum PMI HM Jusuf Kalla memantau langsung aksi donor darah di Universitas Fajar (Unifa) Jumat, 7 Oktober kemarin. Unifa menjadi kampus pertama pelaksanaan Kompetisi Donor Darah antar fakultas da...
  • 19/08/2011 -- Kodam Buka Puasa Bersama Anak Yatim
    Komando Daerah Militer (Kodam) VII Wirabuana dan PT Tiran Group menggelar buka puasa bersama 2.000 anak yatim se-Makassar dari 43 panti asuhan, di halaman Markas Kodam VII Wirabuana, Kamis, 18 Agustus...

Komentar