8th December 2011 -

Penipu Internasional Ditangkap Polisi

Penipu Internasional Ditangkap Polisi Petugas Polsekta Soekarno Hatta (Soeta) dan Polres Pelabuhan berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penipuan skala internasional, yang memanfaatkan sarana internet menjalankan aksinya. Tersangka yang saat ini disel di Polsekta Soeta menipu warga China dan Italia.

Penipu internasional ini diketahui bernama Bakri, seorang warga Kelurahan Tellumpanua, Kecamatan Suppa, Pinrang. Dia ditangkap polisi di kampung halamannya Senin sore. Untuk sementara, korban menderita kerugian sebesar USD10.800 atau sekira Rp97 juta. Sementara warga Italia yang turut ditipu belum diketahui jumlah kerugiannya.

Tersangka yang diketahui sebagai dosen akutansi di salah satu universitas di Parepare ini, menipu korbannya dengan mencatut nama perusahaan CV Kevinindo Anugerah. Kepada korban yang bernama Sha Ni Wei dan Michelle Wane ini, tersangka mengaku sebagai bos di perusahaan tersebut. Di perusahaan ini tersangka mengaku bergerak bisnis hasil laut berupa kerang.

Untuk menyakinkan korbannya itu, tersangka memanfaatkan gambar sebuah perusahaan pengolah kerang di China yang bernama Zhenzhen Shinefull Shell Industrial and Trading co.Ltd, yang terletak di Rain 903 Blok B Shenfang Building, Futian District Shenzen. Saat melakukan penawaran lewat e-mail ini, tersangka melampirkan foto-foto perusahaan tersebut yang sedang mengolah kerajinan kerang.

Kapolres Pelabuhan, AKBP Audy AH Manus didampingi Kanit Reskrim Polsekta Soeta, Iptu Sopfan menyebutkan, foto itu diperoleh tersangka saat dia berkunjung ke China dua tahun lalu. Saat itu dia bekerja di PT Cahya Baru Madani yang bergerak di perusahaan kerang.

“Perusahaan yang dicatut gambarnya itu tidak jauh dari rumah korban yang ditipu. Karena percaya dengan penawaran tersangka, korban melakukan transfer uang kepada tersangka namun barangnya tidak pernah sampai,” kata Audy.

Korban dua kali melakukan transfer masing-masing sebesar USD3.000 dan USD7.800. Karena barang tidak sampai, korban melakukan komplain kepada perusahaan yang dicatut oleh tersangka. Perusahaan yang tidak tahu-menahu ini kemudian melapor ke Polsekta Soeta. Hanya dua hari penyelidikan, polisi berhasil mengungkap dan menangkap pelaku.

Sementara korban warga Italia, sampai saat ini polisi masih menunggu laporan resmi dari korban. Sejauh ini kata Audy, baru warga China yang melaporkan secara resmi kasus tersebut ke polisi, kendati laporan dimaksud hanya melalui internet.

Saat digiring ke Polres Pelabuhan, tersangka terus menyembunyikan wajahnya menggunakan jaket. Dia mengaku melakukan aksi itu tiga bulan terakhir. “Saya terinspirasi dari aktivitas browsing internet,” kata Bakri.

Tersangka juga mengaku berkenalan dengan korban melalui internet. Dari perkenalan itu, tersangka langsung memanfaatkan korban untuk menipunya dengan menawarkan kerajinan dari kulit kerang.

Proses penangkapan terhadap korban ini setelah melalui pelacakan atas email yang digunakan tersangka menawarkan produk kepada korban. Dari akun email tersangka itu, polisi memperoleh identitas bahkan nomor telepon tersangka. Dari situlah polisi melakukan pelacakan posisi terakhir tersangka melalui nomor telepon yang diperoleh dari akun emailnya.

Baca Berita Lainnya:

  • 13/05/2012 -- Polisi Ringkus Pelaku Judi
    Satuan Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Tallo meringkus delapan orang saat tengah asyik bermain judi joker di Jl Barawaja satu Jumat (11/5/2012) malam, Saat itu, aparat tak hanya meringkus pelaku jud...
  • 31/03/2012 -- 23 Perusuh Ditangkap
    Sedikitnya 23 orang yang teridentifikasi mendorong kerusuhan sehinga terjadi bentrok polisi di Jalan Alauddin, depan kampus Universitas Muhammadiah, Kamis malam, 29 Maret, ditangkap. Hingga kemarin, m...
  • 11/03/2012 -- 154 Personil Polisi Masuk Dalam Daftar Pensiun
    Sebanyak 154 personil polisi yang bertugas di wilayah hukum jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan dan Barat masuk dalam daftar masa pensiun pada 2012 tahun ini.Hal ini disampaikan langs...
  • 27/02/2012 -- Sekelompok Pemuda Bentrok Polisi
    Sekelompok pemuda yang diduga mabuk bentrok dengan empat oknum polisi di depan sebuah rumah bernyanyi di Jalan Boulevard, di Ruko Topaz, sekitar pukul 02.30, Minggu, 26 Februari. Akibat kejadian terse...

Komentar