Kepastian pembangunan jalur monorel di Makassar masih harus menunggu sekitar enam bulan. Selama masa tersebut, Kalla Group yang akan berinvestasi pada proyek pembangunan monorel merampungkan studi kelayakan.
Pendiri Kalla Group yang juga mantan Wapres RI, HM Jusuf Kalla mengatakan, penelitian terhadap rencana pembangunan monorel harus komprehensif. Penelitian termasuk aspek sosial dan teknisnya.
“Penelitian yang paling penting pada aspek teknisnya. Harus diperoleh data yang lebih teliti tentang kekuatan tanah untuk tiang jalur monorel. Setidaknya butuh waktu antara enam sampai satu tahun untuk mendapatkan hasil pengujiannya,” kata Jusuf Kalla di sela-sela kunjungannya di Masjid Al Markaz Al Islami, Jumat, 7 Oktober.
Pembangunan monorel tahap pertama direncanakan di pusat Kota Makassar. Jalur monorel menghubungkan Makassar Mall-Ahmad Yani-Pantai Losari-Jalan Jenderal Sudirman-Alauddin-Pettarani-Urip Sumoharjo.
Jalur monorel juga direncanakan dari pusat kota ke bandar udara. Pengembangan monorel akan terus berlanjut dengan jalur ke Kabupaten Maros dan Gowa, sehingga menjadi moda transportasi lintas kawasan Mamminasata.
Jalur monorel berada di median jalan, tetapi tidak merusak jalur hijau. Rencananya, setiap stasiun monorel mampu melayani warga dalam radius dua kilometer, tetapi dengan perbaikan jalur pedesterian.
Monorel menjadi solusi mengatasi kemacetan dengan konstruksi jalur lintasan melayang. Tiang penyangga lintasan berada di median jalan dengan dimensi satu meter persegi. Rangkaian monorel terdiri dari tiga unit gerbong berkapasitas 375 penumpang.
Pada pemaparan Kalla Grup di Gubernuran Juli lalu,
Direktur Pengembangan Solihin Jusuf Kalla mengungkapkan, konstruksi jalur monorel dengan dua lintasan dan bertumpu di atas tiang penyangga. Durasi waktu antara rangkaian gerbong satu dan lainnya fleksibel, sekitar 3-5 menit sehingga sangat mendukung mobilitas masyarakat yang cepat.
Tokoh Masyarakat Himbau agar Masyarakat Makassar Tak Terprovokasi
Indosat Luncurkan e-Galeri
Pameran IT terbesar dengan harga termurah segera digelar
Warga Diancam Kepala Polsekta Tallo