4th October 2011 -

BRI Siapkan Dana Untuk JCH

BRI Siapkan Dana Untuk JCHUntuk melayani penukaran uang Jamaah Calon Haji (JCH) embarkasi Hasanuddin, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Asrama Haji Sudiang menyiapkan dana sebesar 350 ribu rial atau Rp 980 juta. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya sekitar 250 ribu rial atau Rp 700 juta.

Jika dana yang disipakan masih kurang, tidak tertutup kemungkinan BRI akan menambahnya guna meningkatkan pelayanan kepada para jamaah.

Untuk tahun ini nilai tukar rial sebesar Rp 2.800/rial. Angka ini sudah menjadi kesepakatan tempat penukaran uang yang ada di Asrama Haji Sudiang.

”Selama tiga hari proses pemberangkatan haji, penukaran mata uang rupiah ke riyal masih sepi,” kata Hadijah Lukman, salah seorang karyawati BRI Asrama Haji Sudiang, kemarin.

Menurut dia, JCH yang tergabung pada kloter-kloter awal ini rata-rata sudah menukarkan uangnya menjadi riyal sebelum masuk asrama. ”Jamaah dari Makassar rata-rata sudah membawa uang riyal sebelum masuk asrama. Mereka tidak lagi disibukkan untuk menukar uangnya,” jelas Hadijah.

Salah seorang jamaah asal Barru yang tergabung pada kloter 4 yang masuk asrama, kemarin mengatakan sebelum masuk asrama ia sudah menukarkan uangnya menjadi rial. Meski masih ada uang rupiahnya, namun ia belum menukarkan di asrama haji. Uang tersebut rencananya baru akan ditukar ketika tiba di Jeddah.

Baca Berita Lainnya:

  • 23/10/2011 -- Penanggulangan Bencana dari Korea
    MAKASSAR dan DKI Jakarta telah terpilih pada 2010 dalam Mayor’s Adaptation Forum (Forum Wali Kota Dunia untuk adaptasi perubahan iklim) sebagai salah satu kota di dunia untuk pelaksanaan pilot project...
  • 19/09/2011 -- Jangan Rekayasa Data Penduduk Miskin
    Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk memberikan data riil jumlah penduduk miskin di wilayahnya masing-masing. Data tersebut sangat dibutuhkan untuk akurasi ...
  • 16/09/2011 -- Tokoh Masyarakat Himbau agar Masyarakat Makassar Tak Terprovokasi
    Tokoh masyarakat di Makassar mengimbau warga mewaspadai provokasi orang-orang tidak bertanggung jawab setelah terjadi insiden penikaman yang dilakukan seorang pria mengamuk di Jalan Perintis Kemerde...
  • 03/07/2011 -- Komisi A Panggil Paksa Pengembangan
    Lagi-lagi dewan merasa dilecehkan. Setelah Kepala Bappeda dua kali mangkir dalam rapat evaluasi di Komisi C, kini giliran Komisi A. Rapat dengar pendapat Komisi A yang sudah dihadiri stakeholder seper...

Komentar